SEMARANG, 17 Agustus 2026 — Sebanyak 160 siswa baru Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari SNT 2 Banyumas dan SNT 14 Jepara mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu, 12 Agustus 2026 ini dirancang khusus untuk memperkenalkan sistem pembelajaran di SNT serta membangun 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH).
Kegiatan dimulai sejak dini hari dengan bangun pagi, beribadah sesuai agama masing-masing, lalu senam Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di halaman Gedung A BBPMP. Senam dipimpin langsung oleh Tim Pendampingan Pembelajaran (TPP) Pendidikan Jasmani guna membiasakan hidup sehat sebelum beraktivitas. Setelah merapikan tempat tinggal dan kebersihan diri, siswa sarapan bersama secara terbimbing untuk menanamkan etika makan dan karakter disiplin.
Pukul 07.30, kegiatan MPLS berlangsung sesuai jadwal yang mencakup:
- Pengenalan profil dan sistem pembelajaran SNT
- Pemahaman gerakan 7KAIH
- Pembiasaan 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun
- Materi penunjang pengembangan karakter dan wawasan
Selain kegiatan di dalam lingkungan BBPMP, siswa juga mengikuti outing class ke Museum Lawang Sewu dan kawasan Kota Lama Semarang untuk mengenal lingkungan luar sekolah. Pembiasaan ketujuh yang ditegaskan adalah tidur pukul 21.00 WIB, guna menjaga pola hidup sehat dan teratur.
Selama MPLS, seluruh siswa dibimbing dan diasuh secara intensif oleh Tim Pendampingan Pembelajaran (TPP), baik saat kegiatan belajar maupun selama menginap, agar perkembangan dan kesejahteraan mereka terpantau dengan baik.
Kegiatan ditutup dengan keikutsertaan dalam upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 bersama seluruh karyawan BBPMP Jawa Tengah. Sebagai puncak acara, digelar Gelar Karya yang menampilkan bakat, potensi, dan kreativitas para siswa. Gelar karya ini menjadi wadah berekspresi sekaligus acuan penyusunan program ekstrakurikuler yang sesuai minat dan bakat siswa.
MPLS SNT dirancang dengan pola khusus, menghadirkan narasumber dari penanggung jawab program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta tenaga profesional di bidangnya. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan potensi akademik maupun non-akademik, sekaligus penguatan karakter melalui penerapan 7KAIH secara konsisten, demi mewujudkan lulusan yang unggul dan berkarakter(HM)








