Semarang, 25 Juni 2026 – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis dengan Pemerintah Daerah sebagai upaya memperkuat pemahaman dan sinergi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kinerja terbaik di daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua angkatan, yaitu pada 23–24 Juni 2026 dan 25–26 Juni 2026, bertempat di kantor BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Semarang. Total peserta dalam dua angkatan sebanyak 248 peserta dari 36 pemerintah daerah (Prov,Kab./Kota).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan Dana BOSP yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sesuai dengan kebijakan serta petunjuk teknis terbaru terutama pada penggunaan dana BOSP Kinerja yang tepat sasaran. Selain Dana BOSP Reguler, pemerintah juga menyalurkan BOSP Kinerja kepada satuan pendidikan yang menunjukkan kinerja baik sesuai dengan capaian rapor pendidikannya. Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut hasil evaluasi pelaksanaan BOSP kinerja pada tahun sebelumnya.
Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Nugraheni Triastuti, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memastikan sekolah-sekolah penerima dana BOSP Kinerja menggunakan dana tersebut untuk pembelanjaan pada tiga komponen yaitu peningkatan literasi dan numerasi, pembelajaran digital dan penguatan tata sekolah seperti implementasi SPMI dan PBD.
Angkatan I diikuti oleh 140 peserta dari 35 kabupaten/kota yang terdiri atas pejabat dan admin pengelola BOSP jenjang SD dan SMP. Sementara itu, Angkatan II diikuti oleh 108 peserta yang terdiri atas pejabat dan admin pengelola BOP PAUD dan Kesetaraan, pengelola BOSP provinsi, serta wali wilayah BBPMP Jawa Tengah dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang berasal dari Pembina Pengelolaan BOSP Pusat, Setditjen PAUD, Dikdas, dan PNFI, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Ketua Tim Kerja SD, serta Widyaprada BBPMP Jawa Tengah. Materi yang disampaikan mencakup kebijakan terbaru Dana BOSP dan pengelolaan BOSP Kinerja.
Melalui pelaksanaan rakor ini, diharapkan meningkatnya pemahaman para penanggung jawab BOSP di daerah terhadap petunjuk teknis pengelolaan dana, terbangunnya kesamaan persepsi dalam tata kelola BOSP. Sedangkan target utama yang hendak dicapai dalam kegiatan ini adalah tersusunnya peta gugus belajar bagi sekolah penerima BOSP Kinerja di 35 kab/kota, dan tersusunnya daftar fasilitator daerah yang akan menjadi narasumber dalam bimbingan teknis di gugus belajar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BBPMP Jawa Tengah dalam mendukung implementasi kebijakan pembiayaan pendidikan yang efektif dan akuntabel. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan, pengelolaan Dana BOSP diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di seluruh wilayah Jawa Tengah. (IM)






