Gugus Belajar 3 Pemalang Implementasikan BOSP Kinerja Terbaik melalui Bimtek Tata Kelola SPMI

Semarang-31 Agustus 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka meningkatkan capaian hasil belajar murid terutama pada kompetensi literasi dan numerasi pemerintah memberikan BOSP Kinerja Terbaik. BOSP Kinerja Terbaik diberikan kepada satuan pendidikan yang memperoleh capaian atau peningkatan pada rapor pendidikannya. Ada tiga komponen kegiatan yang wajib dibiayai dari BOSP Kinerja Terbaik yaitu peningkatan tata kelola satuan pendidikan melalui Sistem penjaminan Mutu Internal (SPMI), peningkatan literasi dan numerasi, dan digitalisasi pembelajaran.

Mekanisme pelaksanaan BOSP Kinerja Terbaik tahun 2026 berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk tahun 2026 mekanisme pelaksanaan BOSP Kinerja Terbaik dilakukan secara swakelola oleh satuan pendidikan melalui gugus belajar. Gugus belajar adalah gabungan dari beberapa satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja Terbaik yang berdekatan. Mekanisme kolaborasi ini diharapkan mengefisienkan penggunaan anggaran dalam pelaksanaan tujuh kegiatan yang diwajibkan. Ketujuh kegiatan yang perlu dilakukan satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja Terbaik antara lain Bimtek Tata Kelola SPMI, Bimtek Literasi dan Numerasi, Bimtek Digitalisasi Pembelajaran, implementasi Tata Kelola SPMI, implementasi literasi dan numerasi, implementasi Digitalisasi Pembelajaran, dan pengimbasan kepada sekolah bukan penerima BOSP Kinerja di sekitarnya. Pelaksanaan ke tujuh kegiatan tersebut direncakan dilaksanakan mulai Bulan Agustus sampai Bulan November tahun 2026.

Gugus belajar 3 Pemalang salah satu gugus belajar yang beranggotakan enam sekolah yaitu SMPN 1 Moga, SMP Al Faqih Moga, SMP IT Warungpring, SMP Islam Belik, SMP Islam Moga, dan SMP Daruh Ulum Gombong telah mengawali rangkaian kegiatan BOSP Kinerja Terbaik dengan kegiatan Bimtek Tata Kelola SPMI pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2026. Dengan dikoordinir oleh ketua gugus yaitu Ibu Dariah, S.Pd., MPd selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Moga pelaksanaan Bimtek Tata Kelola SPMI berjalan lancar. Peserta yang mengikuti Bimtek berasal dari unsur kepala sekolah, perwakilan guru mata pelajaran, dan perwakilan tenaga kependidikan. Dalam laporan dan sambutannya Ibu Dariah berpesan agar kegiatan ini tidak hanya untuk menggugurkan kewajiban kegiatan BOSP tapi benar-benar sampai hasilnya yaitu diimplementasikan SMPI di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan Bimtek tata kelola SPMI di gugus 3 Pemalang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Pemalang Bapak Dr. Drs. Supa’at, M.Pd. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan selamat kepala sekolah yang telah berkinerja dengan telah meningkatkan capaian rapor pendidikannya sehingga kemudian menerima BOSP kinerja. Beliau berpesan agar kegiatan bimtek ini tidak hanya berhenti pada pencapaian output berupa dokumen administrasi namun sekolah diharapkan mengimplementasikan SPMI di satuan pendidikannya. “Mohon kepala sekolah benar-benar mengimplementasikan SPMI bersama sesuai warga sekolah secara konsisten dan terus menerus”, pesan Bapak Supa’at. Pelaksanaan Bimtek tata kelola SPMI dilakukan selama lebih dari 8 jam, dengan empat sesi materi mulai dari materi Standar Nasional Pendidikan (SNP), Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMI), Rapor Pendidikan, dan Sistem Pendidikan Mutu Pendidikan Internal (SPMI) dengan Fasilitator Daerah (Fasda) yaitu Imron Masyhadi, S.Kom Widyarada BBPMP Provinsi Jawa Tengah.

Dokumentasi aktifitas selama kegiatan Bimtek tata kelola SPMI


Antusias dan respon yang sangat baik ditunjukan peserta selama pelaksanaan Bimtek, hal itu terlihat dari keaktifan dan semangat yang luar biasa dari peserta selama kegiatan. Bapak Subkhi, S.Pd., MPd. salah satu peserta paling senior mengungkapkan hal tersebut. “Saya senang sekali ada kegiatan SPMI ini lagi, terakhir kali saya mengikuti diklat SPMI pada tahun 2016. Dengan adan kegiatan ini saya berharap guru yang masih muda dapat mengetahui apa itu SPMI dan mengimplementasikannya” ujar Bapak Subkhi. Dengan kegiatan Bimtek tata kelola SPMI diharapkan satuan pendidikan memahami dan mengimplementasikan langkah demi langkah mulai dari pemetaan, perencaaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian secara berkelanjutan dengan pelibatan partisipasi semua warga sekoah sehingga terbentuk pola pikir atau cara kerja (budaya mutu) pemenuhan SNP yang berujung pada peningkatan mutu sekolah. (IM)

Kemendikdasmen Prioritas