Rakor MBG 2026: Wabup Sragen dan Sukoharjo Berbagi Pengalaman, Wujudkan Layanan Gizi dan Pendidikan Berkualitas bagi Peserta Didik 

Semarang, 17 Juni 2026  — Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2026 pada tanggal 17–19 Juni 2026 bertempat di kantor BBPMP Jawa Tengah, Semarang. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan secara aman, sehat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, serta kesiapan belajar peserta didik. Kehadiran program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik sehingga mereka dapat belajar dengan lebih optimal.

Pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah telah memberikan manfaat bagi peserta didik. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, mulai dari ketepatan distribusi makanan, pengawasan kualitas dan keamanan pangan, kebersihan lingkungan sekolah, hingga koordinasi antar lembaga yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, BBPMP Jawa Tengah mengundang peserta sebanyak 181 orang yang berasal dari 35 Dinas Pendidikan, 35 Dinas Kesehatan, 35 Satgas MBG, 35 Korwil SPPI Kab/kota, serta 35 Wali Wilayah BBPMP Jawa Tengah. Seluruh peserta bersama-sama melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah tindak lanjut untuk penyempurnaan pelaksanaan MBG di satuan pendidikan.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari unsur Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Koordinator SPPI Jawa Tengah, pakar gizi, Satgas MBG Kota Surakarta, BBPOM Semarang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, serta Widyaprada BBPMP Jawa Tengah. Berbagai materi yang dibahas meliputi kebijakan terbaru Program MBG, edukasi gizi seimbang, praktik baik pelaksanaan MBG di daerah, peran puskesmas dalam pendampingan program, hingga standar keamanan pangan. Yang paling menarik dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah datang dua wakil Bupati dari Sragen Bapak H. Suroto dan Wakil Bupati dari Sukoharjo Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E.

Dalam paparan praktek baiknya, Wakil Bupati Sragen H. Suroto menyampaikan Program MBG tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi investasi dalam mencetak generasi emas Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus dilakukan sesuai standar dan regulasi yang berlaku, mulai dari aspek perizinan, keamanan pangan, kebersihan lingkungan, hingga pengawasan kesehatan secara berkala. “Dengan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, Program MBG diharapkan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Beliau. 

Berbeda dengan Wakil Bupati Sragen, Wakil Bupati Sukoharjo Bapak Eko Sapto Purnomo, S.E dalam paparan praktek baiknya menekankan pada pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program berjalan secara substantif, bukan sekadar memenuhi aspek administratif atau pencitraan. “Selain memastikan keamanan dan kualitas layanan, evaluasi juga diarahkan untuk mengurangi pemborosan makanan dan meningkatkan kesadaran seluruh pihak agar dapat memberikan manfaat optimal bagi peserta didik serta berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran”, ungkap Eko Sapto Purnomo, S.E.

Kepala BBPMP Jateng, Dr. Nugraheni Triastuti dalam pembukaannya berpesan melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menghasilkan evaluasi, rekomendasi, dan solusi yang tidak hanya menjadi dokumen, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata untuk perbaikan pelaksanaan MBG di daerah, khususnya dalam mendukung layanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik. 

Melalui Rapat Koordinasi Program Prioritas MBG Tahun 2026 ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang konkret untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan MBG sebagai bagian dari upaya mewujudkan peserta didik yang sehat, berdaya saing, dan memperoleh layanan pendidikan yang bermutu.

BBPMP Jawa Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, koordinasi, dan penguatan kolaborasi dengan seluruh pihak agar Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta didik di Jawa Tengah.(IM)

Kemendikdasmen Prioritas