SPMB 2026: SMAN Belik Pemalang Komitmen Berintegritas Wujudkan SPMB Ramah

Semarang, 8 Juni 2026 — BBPMP Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Peliputan Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan ini akan berlangsung selama empat pekan mulai 1 – 30 Juni 2026. Pemantauan bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan SPMB di lapangan, mulai dari proses pendaftaran, seleksi, penetapan hasil, hingga daftar ulang, serta memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan ke depan. Selain itu, kegiatan bertujuan untuk melihat sejauhmana sekolah melakukan publikasi SPMB ke masyarakat sebagai bagian dari aksi nyata dari prinsip transparansi dalam pelaksanaan SPMB.

Pemantauan akan dilakukan di 150 satuan pendidikan dengan rincian 35 SD, 35 SMP, 35 SMA, dan 35 SMK serta 35 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan beberapa sasaran dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di Jawa Tengah dengan metode wawancara, studi dokumen, dan observasi langsung.


Komitmen BBPMP Jawa Tengah

Kepala BBPMP Jawa Tengah menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem penerimaan murid baru yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kebijakan di tahun-tahun mendatang.

“Melalui pemantauan ini, kami berharap pelaksanaan SPMB di daerah dapat berjalan lebih baik, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon peserta didik,” demikian disampaikan dalam pengantar panduan kegiatan.


Komitmen Tinggi Sekolah

Sesuai hasil pemantauan di lapangan, setidaknya sampai saat ini proses pelaksanaan SPMB tahun 2026 di sekolah relatif berjalan lancar tidak ada permasalahan dan kendala yang berarti. SMA Negeri 1 Belik Kabupaten Pemalang salah satu sekolah yang menjadi sasaran pemantauan mengkonfirmasi hal tersebut. Dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan SPMB, semua warga SMAN 1 Belik telah melakukan deklarasi sebagai sekolah berintegritas.

Demi menjaga transparansi pelaksanaan, panitia SPMB sudah jauh-jauh hari melakukan publikasi SPMB melalui media sosial resmi sekolah seperti Instagram (smansabe_official). Tidak sampai disitu, tim publikasi sekolah dengan gercep (gerak cepat) melakukan publikasi proses pelaksanaan kegiatan SPMB setiap harinya.

Kelancaran proses SPMB tersebut juga diamini oleh Bapak Fauzi, S.Pd selalu Plt. Kasubag TU SMAN 1 Belik dan Bapak Aji Jaenudin, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah sekaligus ketua panitia SPMB SMAN 1 Belik. “Pelaksanaan tahapan SPMB di SMAN Belik sampai sejauh ini berjalan lancar, belum dijumpai adanya pelanggaran dan kendala, sistem aplikasi yang digunakan berjalan baik”, ujar Bapak Fauzi.

Dalam pemantauan SPMB, temuan yang sering dijumpai antara lain terkait dengan kekeliruan penentuan titik koordinat dan kelengkapan berkas ATS. “Sampai saat ini, hanya permasalahan penentuan titik koordinat yang kurang tepat dan kelengkapan berkas untuk anak yang akan mendaftar melalui jalur afirmasi khusunya dari ATS yang muncuk, namun permasalahan tersebut langsung dapat diselesaikan oleh tim panitia pada saat itu juga”, ujar Bapak Fauzi menjelaskan.

Melalui kegiatan ini, BBPMP Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang adil dan berkualitas bagi seluruh calon peserta didik. (IM)

Kemendikdasmen Prioritas