BBPMP Prov. Jateng Pantau Implementasi PBD 90 Sekolah

Pemalang, 8 November 2025, Salah satu program yang dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pelaksanaan asesmen nasional. Hasil asesmen nasional yang dimuat dalam platform rapor pendidikan merupakan data pokok bagi satuan pendidikan dalam pelaksanaan evaluasi dan refleksi kualitas pembelajaran di satuan pendidikannya. Rapor pendidikan sebagai hasil dari asesmen nasional dan survei lingkungan belajar diharapkan dimanfaatkan secara maksimal oleh satuan pendidikan untuk penyusunan rencana kerja di tahun berikutnya.

Untuk mengetahui dan memastikan satuan pendidikan di wilayah Provinsi Jawa Tengah melakukan atau mengimplementasikan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di satuan pendidikannya, BBPMP Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan/monitoring dan evaluasi implementasi PBB. Kegiatan monitoring dan evaluasi implementasi PBD dilakukan kepada 90 satuan pendidikan dengan rincian 25 satuan pendidikan jenjang TK, 25 satuan pendidikan jenjang SD, 25 satuan pendidikan jenjang SMP, dan 15 satuan pendidikan jenjang SMA. Pemantauan dan evaluasi dilakukan di 35 kabupaten/ kota yang ada di Jawa Tengah. Adapun sasaran satuan pendidikan yang menjadi sasaran monitoring dan evaluasi adalah Sekolah Inti Transformatif atau sekolah imbas. Kegiatan pemantauan dan evaluasi melibatkan 90 orang petugas yang berasal dari wali wilayah pada masing-masing kabupaten/kota.

Tujuan dilakukannya kegiatan monitoring dan evaluasi adalah untuk melihat sejauh mana implementasi PBD di satuan pendidikan khususnya pada satuan pendidikan yang telah ditetapkan menjadi SIT atau sekolah imbas. Selain itu, pemantauan dan evaluasi bertujuan untuk menghimpun atau mengumpulkan data terkait dengan permasalahan dan kendala yang dialami satuan pendidikan dalam mengimplementasikan PBD di satuan pendidikannya sekaligus melakukan pendampingan implementasi PBD di satuan pendidikan tersebut. 

SD Negeri 2 Sarwodadi Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang salah satu sekolah sasaran merespon sangat baik adanya kegiatan ini. Ibu Tika ardiani Plt. Kepala sekolah SD 2 Sarwodadi merasa senang sekolahannya dijadikan sasaran monitoring dan evaluasi.  “Saya sebagai Plt. Kepala Sekolah merasa senang sekali karena sekolah kami menjadi salah satu sasaran monev karena dengan begitu kami bersama dengan guru-guru bisa belajar dan meningkatkan pengetahuan terkait cara membaca rapor pendidikan, cara melakukan perencanaan atau penyusunan rencana kerja sekolah sears benar”, ujar beliau. Kegiatan pemantauan di SD Negeri 2 Sarwodadi juga dihadiri oleh Bapak Nurhadi selaku pengawas di KWK Comal. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih diadakannya pendampingan implementasi PBD oleh BBPMP Provinsi Jawa Tengah”, ujar beliau.  Pada kesempatan pengarahannya beliau berpesan agar guru-guru dan kepala sekolah di SD Negeri 2 Sarwodadi dapat menjadikan sekolah menjadi lebih bermutu sehingga mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sekitar.

Dengan kegiatan pemantauan ini diharapkan akan meningkatkan jumlah satuan pendidikan yang mengimplementasikan PBD yaitu menyelaraskan rencana kerja sekolah berdasarkan data capaian pada rapor pendidikan sekolahnya. (IM)

Kemendikdasmen Prioritas