

Sang Marbot Berita itu bagai air bah yang tak bisa dibendung lajunya. Melimbah meruah. Ahmadun, anak semata wayang Mang Kholid, marbot masjid Al Falah, tiba-tiba muncul di kampung. Kabarnya, anak muda yang sudah tiga tahun mondok di sebuah pesantren yang cukup terkenal di Pulau Jawa ini telah dipulangkan. Semua orang berghibah. “Dia ketahuan merokok…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Di jalan KH . Ahmad Dahlan nomor 4 kota Semarang itu, berdiri sebuah bangunan tua yang terlihat mulai memudar warna warnanya, namun penuh makna. Gedung berlantai dua itu adalah SLB YPAC, tempat di mana keajaiban-keajaiban kecil terjadi setiap hari. Meskipun temboknya mulai…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Langit desa membentang biru, terhampar seperti lembaran batik yang belum ternoda. Sawah-sawah membentang di bawahnya, menggelitik angin yang lewat. Tapi bagi Genta, bocah kurus dengan mata redup yang sering menatap tanah, langit biru dan sawah hijau hanyalah latar kosong yang tak berarti.…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Langit malam di Desa Gebangtuwo tergantung seperti kain kusut, menggelayut rendah, hitam kelam, menyimpan segala kesunyian dan kepasrahan dari seisi desa. Di bawah remang-remang lampu minyak, ada satu sudut desa yang lebih hidup dari biasanya—lebih hidup dari mushala atau masjid, bahkan lebih…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Langit di pagi hari itu seperti kanvas biru muda yang ditorehkan oleh kuas halus sang seniman. Matahari tersenyum dari balik kabut, sinarnya yang lembut menyusup ke dalam jendela kelas 3A di SDIT Al Jabar, membawa kehangatan dan semangat baru. Devi Setyaning…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Hari sudah menjelang zuhur. Matahari menggantung di langit, seolah enggan beranjak, menyiramkan cahayanya yang berkilauan di halaman SD Gebangsari yang lengang. Tiada terdengar tawa ataupun sorak-sorai, hanya sunyi yang menyelinap di setiap sudut. Semua kelas tengah tenggelam dalam pelajaran, dijaga oleh guru-guru…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Langit cerah di tahun 2006 menjadi saksi bisu saat mimpi itu mulai tumbuh dalam benakku—mimpi tentang sebuah rumah. Tidak sekadar rumah, melainkan tempat berlindung yang penuh kehangatan, tempat di mana cinta keluarga akan abadi seperti bara yang tak pernah padam. Saat itu,…

Oleh : Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S.Pd., S.Pd., M.Kom.) Hujan telah lama pergi, meninggalkan tanah di kebunku dengan retakan-retakan halus, seolah bumi menguap, menghela napas panjang setelah sekian lama basah. Di tengah kekeringan yang pelan-pelan menggerogoti kebun dan ladang, blumbang di Dadah Wetan masih menyimpan sisa-sisa kehidupan. Dadah Wetan itu hutan bambu yang…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Hari itu masih pagi. Matahari baru saja bangkit dari tidurnya yang lelap, memandikan kampung Widuri dengan cahaya keemasan. Jam menunjukkan pukul 7:30 ketika aku dan teman-temanku, anak-anak kampung Widuri, berangkat bersama-sama menuju SD Gebangsari. Tahun itu adalah tahun 1978, dan kami baru…

By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.) Di kota kecil bernama Widuri, angin lembut dari pesisir selalu membawa ketenangan, mengalir di antara pepohonan dan bangunan-bangunan tua yang berdiri tenang. Di tengah hiruk-pikuk keseharian, berdirilah sebuah bangunan sederhana yang menyimpan banyak harapan: PKBM “Mampu Merdeka.” Tempat ini bukan sekadar…