(Semarang, 31 Januari 2026). Opera program prioritas atau Opera Protas yang ditampikan oleh para widyaprada BBPMP Jawa Tengah menjadi salah satu ritual pembukaan kegiatan seminar nasional pengembangan model tahun 2026. ‘Pintu teater satu telah dibuka, penonton dipersilahan memasuki ruangan..’ sebuah kalimat pembuka opera ditengah kegelapan grand hall lt 5 horison ultima simpanglima. Suasana gelap memang disengaja untuk menambah opera menjadi hidup dan manarik fokus peserta seminar. Opera yang ditampilkan diawal pembukaan kegiatan seminar nasional pengembangan model bertujuan untuk menyosialisasikan program prioritas kemendikdasmen yang dikemas dengan entertainmen. Opera ini menjadi salah satu nilai plus penyelenggaraan seminar nasional yang berlangsung dari tanggal 29 – 31 januari 2026 di hotel Horison Ultima Simpang lima.
Seorang narator ‘sekolah yang bernapas’, judul dari opera ini, mengawali babak pertama sampai dengan babak keenam. Babak kesatu, revitalisasi-napas pertama, menceritakan kondisi sekolah yang sudah tidak lagi layak untuk dilaksanakan pembelajaran bagi anak. Dengan munculnya tokoh seorang tukang yang mewujudkan harapan dan impian bagi warga sekolah untuk belajar lebih aman dan nyaman. Babak kedua, digitalisasi-belajar bernapas lebih jauh, menampilkan tersedianya papan informasi digital menjadikan pembelajaran menyenangkan dan invonatif dalam pembelajaran. Babak ketiga, makan bergizi gratis-tenaga untuk bermimpi, kedatangan petugas pengantar makan bergizi gratis yang membuat anak belajar lebih fokus dan tenang untuk meraih ilmu yang dicita-citakan. Babak keempat, 7 kebiasaan anak Indonesia hebat-kebiasaan kecil, karakter hebat, menampilkan rangkaian 7 kebiasaan yang dimulai dari bangun tidur sampai dengan tidur cepat. Babak kelima, tes kemampuan akademik (TKA)-menemukan arah, bukan menghakimi, memberikan pemahaman bahwa TKA bukanlah hal menakutkan tetapi memberikan arah bagi anak untuk meraih masa depan. Babak keenam, wajib belajar 13 tahun-tumbuh bersama, menampilkan gambaran perkembangan dan pertumbuhan pendidikan yang dimulai dari PAUD sampai dengan SMA. Opera ditutup dengan tampilan semua pemain diatas panggung disertai dengan narator yang menguatkan program prioritas bagi masyarakat. Opera bukan sebuah hiburan semata namun juga menjadi saran untuk menyukseskan sosialisasi dan pemahaman bagi masyarakat tentang program Pemerintah.
Rangkaian pembukaan kegiatan seminar pengembangan model tahun 2026 yang ‘tidak biasa’ diikuti oleh peserta membuat peserta terkesima. Kegiatan yang serius ternyata bisa dikemas dengan rangkaian acara yang menghibur bagi peserta. Kegiatan seminar hanya diisi dengan diskusi-diskusi diruang besar namun juga disertai dengan field visit di satuan pendidikan tempat ujicoba model, sehingga menambah pemahaman peserta terhadap proses pengembangan model yang sebenarnya. Opera edukasi-silaturahmi-diskusi-bukti-berbagi bersatu padu menjadi rangkaian acara kolaborasi untuk menyukseskan terkini. (HM)







